Tissot Rilis 6 Desir Moonphase, Jam Tangan Wanita dengan Sentuhan Klasik dan Mewah
4 mins read

Tissot Rilis 6 Desir Moonphase, Jam Tangan Wanita dengan Sentuhan Klasik dan Mewah

Lihat Desain Tissot Desir Moonphase

Tissot Desir Moonphase

Jam tangan wanita ini dirancang menggunakan 316L stainless steel case berdiameter 29,6 mm, ketebalan 9,52 mm, dan lug width 4,95 mm. Case ini juga sudah tahan air hingga 50 meter yang aman jika terkena percikan air atau hujan. Lalu bagian dial-nya dilindungi oleh double-domed sapphire crystal yang memberikan siluet melengkung dan memberikan efek pantulan cahaya. Adapun crown pada posisi pukul 2 dari material ceramic cabochon, detail asimetris yang menjadi ciri khas jam tangan ini.

Detail dial
Detail dial

Kemudian dial-nya tampak elegan dan mewah berkat penggunaan indeks berlian atau angka Romawi. Jarum jam dan menit dibuat dalam bentuk daun yang ramping, sementara date window ditempatkan pada posisi pukul 8. Sementara itu, bracelet berprofil ramping memiliki lebar yang mengecil dari 13 mm menjadi 11 mm, sehingga mengikuti proporsi case dan memberikan tampilan yang elegan di pergelangan tangan.

Tissot Desir Moonphase
Tissot Desir Moonphase

Memiliki Fitur Moonphase

Tissot Desir Moonphase
Tissot Desir Moonphase

Sesuai namanya, Tissot Desir Moonphase dilengkapi fitur moonphase yang berada pada posisi pukul 5. Fitur ini menampilkan perubahan fase bulan secara bertahap pada dial. Saat satu gambar bulan mulai menghilang, gambar bulan lainnya akan muncul, sehingga tampilannya terus berubah mengikuti siklus bulan. Indikator moonphase bergerak satu langkah setiap 24 jam, dengan satu siklus penuh yang berlangsung selama 29,5 hari.

Hadir dalam 6 Pilihan Model 

Seperti yang sudah disebutkan, Tissot Desir Moonphase hadir dalam 6 pilihan model yang elegan. Berikut detailnya: 

1. Tissot Desir Moonphase T152.223.11.496.00

T152.223.11.496.00
T152.223.11.496.00

Pertama adalah T152.223.11.496.00, yang memiliki dial berwarna midnight blue. Bagian inner ring dial dibuat berwarna silver, sementara pinggiran dial diberi pola bintik-bintik seperti hamparan bintang di langit. 

2. Tissot Desir Moonphase T152.223.11.493.00

T152.223.11.493.00
T152.223.11.493.00

Berikutnya ada T152.223.11.493.00, dengan midnight blue dial pada bagian inner ring dial. Lalu dipadukan dengan marker angka Romawi dengan latar berwarna abu-abu yang serasi. 

3. Tissot Desir Moonphase T152.223.11.036.00

T152.223.11.036.00
T152.223.11.036.00

Lalu, T152.223.11.036.00 hadir dengan dial berwarna silver yang memiliki pola garis terinspirasi dari kilauan cahaya bulan. Indeksnya dihiasi berlian yang memberikan sentuhan elegan.

4. Tissot Desir Moonphase T152.223.11.426.00

T152.223.11.426.00
T152.223.11.426.00

T152.223.11.426.00 hadir dengan dial merah yang tampak mewah dengan pola bergaris dan indeks berlian. 

5. Tissot Desir Moonphase T152.223.11.546.00

T152.223.11.546.00
T152.223.11.546.00

T152.223.11.546.00 memiliki dial pola bergaris dengan warna beige serta indeks dari berlian. 

6. Tissot Desir Moonphase T152.223.22.036.00

T152.223.22.036.00
T152.223.22.036.00

Terakhir adalah T152.223.22.036.00, yang hadir dengan dial silver berpola garis. Model ini mengusung desain two-tone, dengan case yang dilapisi PVD berwarna emas. Aksen warna emas tersebut juga diterapkan pada bagian tepi marker, hands, crown, serta bagian tengah bracelet.

Didukung Quartz Movement

Tissot Desir Moonphase
Tissot Desir Moonphase

Tissot Desir Moonphase dibekali Swiss quartz movement buatan ETA dengan komplikasi tiga jarum. Movement ini juga dilengkapi indikator end of life (EOL) untuk menunjukkan ketika daya baterai mulai habis. Ketika baterai akan habis, maka jarum detik akan bergerak lambat hanya 20 kali per menit (berdetak per 3 detik sekali) untuk menghemat energi dan sebagai pertanda jika baterai harus segera diganti. 

Tissot Desir Moonphase
Tissot Desir Moonphase

Itulah informasi seputar koleksi jam tangan terbaru dari Tissot Desir Moonphase. Tertarik untuk mengoleksinya? Nantikan kehadirannya di JAMTANGAN.COM, ya! Kamu dapat cek koleksi Tissot lainnya di sini.


PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch