Swatch Riding The Clouds Dirilis untuk Rayakan Tahun Kuda Api di Imlek 2026
3 mins read

Swatch Riding The Clouds Dirilis untuk Rayakan Tahun Kuda Api di Imlek 2026


Spesifikasi Swatch Riding The Clouds SUOZ369

Swatch Mengendarai Awan SUOZ369

Swatch Riding The Clouds SUOZ369 dirancang menggunakan kasus polimer warna cokelat berdiameter 41 mm, tebalnya 9,8 mm, dan lug-to-lug 47,4 mm. Visual jam tangan tampak menonjol dengan kasus matte dan transparan. Lapisan unik ini memungkinkan pengguna untuk mengagumi pola-pola halus sambil mempertahankan tampilan yang membersihkan dan ringan.

Contoh Kasus Menunggangi Awan SUOZ369
Contoh Kasus Menunggangi Awan SUOZ369

Dengan ketahanan air hingga 30 meter, jam tangan ini dapat menahan cipratan dan perendaman sementara dalam air sehingga cocok dipakai untuk penggunaan sehari-haritetapi tidak dirancang untuk berenang. Jam tangan ini dilengkapi tali silikon multi warna yang menawarkan fleksibilitas dan kenyamanan. Palet warna pada mengikat yang cerah ini menampilkan motif api dan awan, yang mengingatkan kita pada karya seni tradisional Tiongkok.

Swatch Tali Menunggangi Awan SUOZ369
Swatch Tali Menunggangi Awan SUOZ369

Dial dan Movement pada Swatch Riding The Clouds SUOZ369

Dial Swatch Mengendarai Awan SUOZ369
Dial Swatch Mengendarai Awan SUOZ369

Jam tangan Riding The Clouds dengan warna panggil yang bersemangat ini diciptakan melalui kolaborasi dengan mantan seniman residensi Swatch Art Peace Hotel, Yu Wenjie. Bagian panggil ini dianggap sebagai karya seni sejati karena menampilkan dua kuda hitam-putih, yang melambangkan yin dan yang. Representasi simbolis ini merujuk pada keseimbangan, sebuah konsep sentral dalam filsafat Tiongkok.

Swatch Riding The Clouds SUOZ369 saat dipakai di pergelangan tangan
Swatch Riding The Clouds SUOZ369 saat dipakai di pergelangan tangan

Tak hanya itu, api dan awan yang melayang dalam cetakan warna-warni juga menghiasi panggilan latar belakang yang melambangkan keberuntungan dan kemakmuran, di mana ini adalah nilai-nilai yang tertanam kuat dalam budaya Tiongkok. Jarum jam dan menit berwarna keemasan diisi dunia sehingga bisa bersinar dalam gelap, sedangkan jarum detik berwarna keemasan sukses meningkatkan keanggunan pada keseluruhan desain.

Jam tangan yang praktis dipakai
Jam tangan yang praktis dipakai

Jam tangan Swatch Riding The Clouds SUOZ369 dibekali pergerakan kuarsa. Meski lebih sederhana dari gerakan mekanis, kuarsa movement juga cukup andal dan membutuhkan lebih sedikit perawatan. Kuarsa gerakan dikenal menawarkan akurasi lebih baik daripada mekanis, sehingga cukup untuk memenuhi harapan pengguna modern. Jam tangan ini tidak perlu diputar secara manual dan pengoperasiannya pun senyap.

Swatch Riding the Clouds SUOZ369 adalah jam tangan edisi terbatas, yang artinya tidak akan tersedia selamanya dan dibanderol dengan harga €100 atau sekitar Rp 1,9 jutaan. Tertarik untuk mengoleksinya? Dapatkan jam tangan Carikan lainnya dengan mengunjungi situs web/aplikasi JAMTANGAN.COM.



Agen Togel Terpercaya

Bandar Togel

Sabung Ayam Online

Berita Terkini

Artikel Terbaru

Berita Terbaru

Penerbangan

Berita Politik

Berita Politik

Software

Software Download

Download Aplikasi

Berita Terkini

News

Jasa PBN

Jasa Artikel

News

Breaking News

Berita