Sudah Ready Stock! Intip 2 G-Shock AKA-CHOCHIN dengan Aksen Warna Merah yang Mencolok
5 mins read

Sudah Ready Stock! Intip 2 G-Shock AKA-CHOCHIN dengan Aksen Warna Merah yang Mencolok

Inspirasi Casio G-Shock AKA-CHOCHIN

Lampion merah AKA-CHOCHIN

Casio G-Shock AKA-CHOCHIN dirancang dengan aksen warna merah yang cukup dominan. Di Jepang sendiri, Akachochin (aka=merah, cochin=lampion) merupakan simbol kehangatan dan suasana santai yang biasa terlihat di luar kedai dan restoran kecil, terutama izakaya, tempat orang berkumpul setelah bekerja. Menurut sejarah, lampion kertas putih pertama kali dicat merah pada zaman Edo oleh pemilik kedai yang ingin menarik pelanggan. Saat ini, siapa pun di Jepang yang ingin mencari minuman dan makanan ringan dalam perjalanan pulang tahu untuk mencari simbol ikonik keramahan hangat ini.

Face kedua jam tangan Casio G-Shock AKA-CHOCHIN
Face kedua jam tangan Casio G-Shock AKA-CHOCHIN

Inspirasi tersebut kini diwujudkan dalam desain G-Shock yang unik dan berani. Dibalut warna merah chochinpermukaan kedua jam tangan menampilkan karakter kanji “耐衝撃” (taishōgeki artinya ketahanan terhadap guncangan”), yaitu atribut fundamental G-SHOCK yang dicetak dengan kanji Jepang. Khusus karakter “衝” letaknya di latar belakang layar digital. Sedangkan karakter “耐” di bingkai cincin atas dan “撃” di bezel bawah. Detail unik lainnya menangkap esensi simbol budaya ikonik, termasuk lampu latar oranye yang memproyeksikan cahaya hangat lampion serta tombol dan lingkaran pita yang mengingatkan kita pada tempat lentera berpernis hitam.

Spesifikasi Umum Casio G-Shock AKA-CHOCHIN

Lampu latar LED pada Casio G-Shock AKA-CHOCHIN
Lampu latar LED pada Casio G-Shock AKA-CHOCHIN

Sesuai dengan tema, kedua jam tangan DW5900AKA-4JR dan DW6900AKA-4JR dirancang dengan sentuhan serba merah. Lampu LED lampu latar juga memiliki warna merah untuk menyesuaikan dengan keseluruhan visual jam tangan. Bezel atas menampilkan karakter “耐” (Tai) berarti menahan, tampilan latar belakang menampilkan “衝” (Shō) artinya tabrakan, sedangkan bingkai cincin bawah menampilkan 撃 (Geki) artinya memukul atau menyerang. Jadi 耐衝撃” dibaca “taishōgeki” artinya menahan benturan. Ukiran lampion dan “耐衝撃” juga hadir di penutup belakang untuk menambahkan sentuhan akhir pada desain unik buatan Jepang ini.

Casing Belakang Casio G-Shock AKA-CHOCHIN
Casing Belakang Casio G-Shock AKA-CHOCHIN

Kedua jam tangan punya ketahanan air hingga 200 meter dan menggunakan gelas mineral untuk melindungi tampilan jam. Koleksi ini dibekali pergerakan kuarsa dengan tipe baterai CR2016 dan punya masa pakai baterai hingga 5 tahun. Jam tangan juga dibekali fitur seperti stopwatch 1/100 detik, alarm multi-fungsi, peringatan kilat, penghitung waktu mundur, dan alarm.

Casio G-Shock AKA-CHOCHIN DW5900AKA-4JR

Casio G-Shock AKA-CHOCHIN DW5900AKA-4JR
Casio G-Shock AKA-CHOCHIN DW5900AKA-4JR

Jam tangan DW5900AKA-4JR dibangun menggunakan basis DW-5600, yaitu jam tangan digital berbentuk persegi panjang. Model ini menggunakan kasus resin dan resin berbasis bio berukuran 48.9 mm × 42.8 mm, tebalnya 13.4 mm, dan bobotnya 53 gram.

Casio G-Shock AKA-CHOCHIN DW6900AKA-4JR

Casio G-Shock AKA-CHOCHIN DW6900AKA-4JR
Casio G-Shock AKA-CHOCHIN DW6900AKA-4JR

Jam tangan DW6900AKA-4JR dibangun dengan basis DW-6900 yang punya kasus berbentuk bulat dengan grafik tiga lingkaran di atas layar yang lebih ramping. Model ini menggunakan rkasus agama dan bezel resin berbasis bio berdiameter 50 mm, tebalnya 18,7 mm, lug-to-lug 53,2 mm, dan bobotnya 67 gram. Kotak kedua jam tangan ini juga dihiasi gambar aka-chochin atau lampion merah.

Kemasan G-Shock AKA-CHOCHIN
Kemasan G-Shock AKA-CHOCHIN

Untuk kamu yang ingin mengoleksi G-Shock AKA-CHOCHIN DW5900AKA-4JR dan DW6900AKA-4JRada kabar baik untuk kamu karena kedua model tersebut kini sudah tersedia di JAMTANGAN.COM. Jadi, tunggu apa lagi? Segera memeriksa dan jangan sampai kehabisan!


PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch